oleh : Dr Ali Muhammad Ash Salabi
(http://sejarahutsmani.blogspot.com)
Setelah syahidnya Sultan Murad I,
anaknya yang bernama Bayazid menggantikannya. Dia dikenal sebagai sosok
yang sangat pemberani, cerdas, murah hati, dan demikian ambisi untuk
melakukan ekspansi memperluas wilayah Islam. Oleh karena itulah dia
menaruh perhatian besar pada masalah kemiliteran dan berencana
menaklukkan negara-negara Kristen di Anatolia. Hanya dalam jangka waktu
setahun, negara-negara itu telah berada dibawah kekuasaan pemerintahan
Utsmani. Dalam geraknya Bayazid I digambarkan laksana kilat diantara dua
front Balkan dan Anatolia . Oleh karena itu, dia diberi gelar “Sang
Kilat”.
